Futur setelah Ramadhan tanda Amalan tidak Diterima?

Apakah futur (malas beribadah) setelah ramadhan apakah tanda tidak diterimanya amal di bulan ramadhan?

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,

🗣️ asy-syaikh muhammad bin shalih al-'utsaimin رحمه الله



Pertanyaan :
Wahai fadhilatus syaikh, apakah futur dalam amal shalih setelah ramadhan tanda bahwa amalan tidak diterima?
Saya merasakan hal demikian, dan saya takut Allah ﷻ tidak menerima amalanku di bulan ramadhan.

Jawaban :
Tidak, hal tersebut bukanlah tanda bahwa Allah ﷻ tidak menerima amalanmu, melainkan itu merupakan tanda lemahnya  semangat dan tidak adanya hasrat untuk beramal shalih,

Oleh karenanya, hendaknya seseorang untuk bersabar dan memotivasi dirinya untuk senantiasa beramal shalih,

Karena bulan ramadhan merupakan tempat belajar sesungguhnya dalam kehidupan, 30 atau 29 hari berlalu dan anda telah melaksanakan berbagai macam jenis ibadah,

Seharusnya hal demikian telah mempengaruhi hidupmu, maka manfaatkanlah kesempatan emas ini,

Adapun apabila kita katakan ; sesungguhnya orang yang kembali bermaksiat setelah ramadhan bahwasanya ini merupakan tanda jika amalannya selama ramadhan tidak diterima, maka kita tidak bisa katakan demikian.

Sumber
------
Diterjemahkan di siang hari yg sejuk di Tasikmalaya.

Ahad, 5 syawwal 1440 H.

Oleh : Pangestu Aji

www.pengetupas.web.id

Belum ada Komentar untuk "Futur setelah Ramadhan tanda Amalan tidak Diterima?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel